Oleh : Syaiful Ahdan

INSTALASI IP ADDRESS

IP address adalah alamat yang diberikan pada setiap host dalam LAN, baik secara dinamik (DHCP service) maupun statik. Untuk memasang IP address pada tiap-tiap sistem operasi mempunyai cara yang berbeda-beda. Untuk sitem operasi windows tiap-tiap versi tidak jauh berbeda .

- Instalasi IP address pada windows 2000

Kita dapat memasangkan alamat IP di sebuah komputer yang memiliki sistem operasi windows 2000, ikuti langkah-langkah sebagai berikukut:

- Pilih icon network neighborhood untuk windows 98 atau my network place untuk
windows 2000, kemudian klik kanan pada icon tersebut

Akan muncul tampilan seperti dibawah ini

- Setelah keluar tampilan Network and Dial-up Connections pilih icon Local Area
Conection kemudian klik kanan pada icon tersebut dan pilih properties, dan akan
menuju ke jendela local area connection. Seperti tampak pada gambar dibawah ini

- untuk memasang IP Address pada jendela local area conection. Pilih komponen
TCP/IP kemudian klik properties. Pada saat memilih komponen TCP/IP, perhatikan
dua pilihan yaitu : obtain an IP address automatically dan following IP address
yaitu IP address.

Secara Dinamic (Obtain an IP address automatically)
Komputer akan memperoleh alamat secara otomatis, alamat yang diperoleh berasal
dari komputer yang bertindak sebagai DHCP server ( komputer yang bertugas
membagi-bagikan IP terhadap client)

Secara Static (Use the following IP address )
Pengguna secara manual mengisi IP dan subnet mask. Cara ini biasa dilakukan
terhadap komputer yang bertindak sebagai server. sehingga IP address tidak akan
berubah apabila dilakukan perubahan.

Contoh : IP Address : 192.168.100.223 Subnet Mask : 255.255.255.0

Sekarang saya anggap sobat sudah menjadi anggota mybloglog dan hanya tinggal melakukan setting saja. Ikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Silahkan sign in dulu di mybloglog
  2. Jika sobat mempunyai beberapa blog yang di daftarkan dalam satu account, klik tombol Get Widgets yang berada di bawah gambar blog yang ingin di pasang widget
  3. Klik kotak kecil yang berada di samping tulisan c_color_heading_bg, pilih warna yang persis dengan background blog sobat pada gambar warna-warna sebelah atas.
  4. Klik kotak kecil di samping tulisan c_color_heading, yang ini merupakan warna tulisan Recent readers, silahkan pilih yang sobat inginkan
  5. Klik kotak kecil di samping tulisan c_color_link_bg, pilih warna yang persis dengan background blog sobat
  6. Klik kotak kecil di samping tulisan c_color_link, pilih warna yang di nginkan
  7. Klik kotak kecil di samping tulisan c_color_bottom_bg, pilih warna yang sesuai dengan background sobat
  8. Ubah nilai angka 180 yang berada pada kotak di samping tulisan Width dengan nilai lebar yang di inginkan (dalam pixel)
  9. Pilih radio button No, di samping tulisan Show Screen Names. Sekali lagi pilih No jangan Yes karena inilah yang membuat muncul tulisan nama pengunjung
  10. Pilih radio button Half-Size, di samping tulisan Image Size
  11. Pilih angka yang di inginkan pada menu dropdown di samping tulisan Rows, sebaiknya 5 saja agar tidak terlalu berat witgetnya.
  12. Ganti tulisan Recent Readers di samping tulisan Title dengan kata yang sobat inginkan, misal : pembaca terbaru, yang mampir, yang lewat, atau apa saja
  13. KLik tombol Preview and Get Code
  14. Copy kode yang ada lalu paste pada notepad untuk nanti di masukan ke dalam blog sobat
  15. Selesai.

Contoh hasil dari apa-apa yang saya terangkan coba lihat ke bagian samping kanan blog ini :

Jika sobat menginginkan gambar yang terbentuk adalah berupa gambar yang memanjang dengan foto-foto dalam ukuran yang besar, sobat hanya harus melakukan settingan yang berbeda pada langkah yang ke 8, 10 serta yang ke 11. Untuk langkah yang 8 sobat harus setting dengan ukuran yang lebar, contoh 700 pixel (biasanya widget ini akan di simpan di bagian footer blog). Untuk langkah yang ke 10 sobat harus memilih yang Full-Size agar gambar yang terbentuk adalah dalam ukuran besar. untuk langkah yang ke 11 sobat sebaiknya memilih angka 2 saja agar gambar yang di tampilkan dua baris saja. Untuk melihat contoh, bisa di lihat di sini !

Untuk memasukan kode mybloglog kedalam blog sobat, silahkan sobat baca kembali artikel yang terdahulu di sini ! dan satu catatan ringan saja akan tetapi sering di tanyakan adalah apabila sobat baru memasang widget mybloglog maka tidak akan terdapat photo-photo, photo-photo ini akan terbentuk apabila ada pengunjung blog sobat yang notabene sama-sama anggota dari mybloglog.

semoga artikel ini dapat mewakili dari kepenasaranan sobat.

Selamat mencoba !

Hub Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari Artikel bertopik teknologi informasi ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifisasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini. Definisi hub,switch, router Jaringan komputer berkembang dengan sangat cepat. Salah satu pemicunya adalah kebutuhan untuk berbagi pakai alat (device) maupun data baik pada lokasi yang sama ataupun lokasi yang berbeda. Jaringan komputer yang berada pada lokasi yang sama dengan jarak yang tidak jauh disebut dengan jaringan komputer local (LAN). Topologi yang biasa digunakan pada jaringan lokal ini adalah topologi star. Ini berarti dibutuhkan satu alat tambahan yang disebut dengan hub atau switch. Hub Alat penghubung atar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yg tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut. Saat ini hub sudah banyak ditinggalkan dan diganti dengan switch. Alasan penggantian ini biasanya adalah karena hub mempunyai kecepatan transfer data yang lebih lambat daripada switch. Hub dan switch mempunyai kecepatan transfer data sampai dengan 100 Mbps bahkan switch sudah dikembangkan sampai kecepatan 1 Gbps. Switch Sebuah alat yang menyaring/filter dan melewatkan(mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. switcher bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di Network Layer (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer Model. sehingga dapat bekerja untuk paket protokol apapun. LAN yang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LANs. Router Alat yang bertugas untuk mengantarkan paket data dalam jaringan. router dapat digunakan jika tersambung paling tidak dengan dua jaringan yang berbeda sehingga pengaturan tersebut membutuhkan sebuah router.Router berada di sisi gateway sebuah tempat dimana dua jaringan LAN atau lebih untuk disambungkan. Router menggunakan HEADERS dan daftar tabel pengantar (Forwarding Table) untuk menentukan posisi yang terbaik untuk mengantarkan sebuah paket jaringan dan juga menggunakan protokol seperti ICMP,HTTP untuk berkomunikasi dengan LAN lainnya dengan konfigurasi terbaik untuk jalur antar dua host manapun.

Diperoleh dari http://id.wikipedia.org/wiki/Hub

Ethernet hub
Ethernet hub

 

Konfigurasi Wireless Access Point

Date June 1, 2006

Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi Wireless Cable/DSL Router. Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara optimal, langsung saja timbul rasa penasaran untuk melakukan konfigurasi AP. Model dan merk perangkat wireless tidak disebutkan, karena tidak dapat fee dari vendor dan memungkinkan exploitasi menjadi lebih mudah oleh pengakses ilegal yang ada di area sekitar kantor he.. he..

Konfigurasi pertama dilakukan terhadap AP, ada passwordnya, password default telah berganti, tidak perlu bertanya ke konfigurator sebelumnya, cari cara untuk melakukan reset ke default factory setting di google.com, dapat beberapa informasi dari forum/milis, setelah dicoba akhirnya konfigurasi AP kembali ke setting awal.

Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:

  1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
  2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
  3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
  4. dsb

Beberapa konfigurasi yang dibuat tidak bekerja dengan baik, misalnya meski DHCP server telah diatur, AP tidak memberikan IP sesuai dengan alokasi yang ditentukan.

Upgade Firmware

Biasanya perangkat yang mempunyai firmware semacam AP akan menyediakan upgrade firmware untuk melakukan perbaikan, bahkan dengan upgrade firmware akan ada fungsi tambahan atau baru. Langsung saja cari firmware terbaru untuk AP di website vendor. Ternyata sudah ada beberapa release terhadap firmware lama yang ada di AP, download firmware versi terakhir. Firmware yang di download berbentuk file executable, jalankan file tersebut akan melakukan decompress dan menghasilkan file README dan firmware update.

Proses upgrade dapat dilakukan secara mudah, yaitu langsung dilakukan melalui browser, masukkan file firmware update, kemudian klik sumbit, dalam waktu kurang dari satu menit proses upgrade selesai dan firmware baru langsung terpasang. Reset ke default factory setting dilakukan sesuai rekomendasi Vendor yang ada di file README.

Upgrade firmware memberikan hasil yang sangat memuaskan, yaitu DHCP server dapat berfungsi dengan baik dan tersedianya fasilitas tambahan/baru yaitu perangkat wireless sekarang fungsinya menjadi tiga jenis:

  1. Access Point (fungsi default)
  2. Client Bridge Mode
  3. Repeater Mode

AP dan Komputer Server
Saat ini AP telah berfungsi dengan baik dan benar, selanjutnya ada keinginan untuk menyiapkan sebuah komputer untuk dijadikan sebuah server yang akan menyediakan fungsi untuk:

  1. Pengelolaan user
  2. Pengelolaan akses
  3. Proxy dan Firewall
  4. Pengelolaan authentifikasi
  5. Mencatat log/history akses
  6. Menyediakan fitur billing

Adakah pembaca yang telah melakukan/memasang aplikasi terpadu open source untuk Linux untuk kebutuhan seperti ini? jika ada, ditunggu komentarnya

http://suryana.or.id/konfigurasi-wireless-access-point/

Access Point vs Client

The Access Point unit acts as the “wireless master” unit. The Access point sets up the wireless links to the Client units, and controls the wireless communications.

An Access Point can connect to multiple Clients. In this example, the Access Point should be the “central” unit.

Access_Point_multiple_client.PNG

Bluetooth Access Point with virtual port support

Bluetooth Access Point with virtual port support 

 

Topolgoi Bus

Dikirim Uncategorized pada Januari 14, 2009 oleh mheethaa15

bus

bus

Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.

* Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bus

 

 

(lagi…)

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.